Sudahkah Kamu Bergabung Di Komunitas Pak Rizky? [View|Join Now]

7.30.2008

Kata Penyemangat

. 7.30.2008

Semua orang tentunya mempunyai berbagai macam motto hidup yang menjadi pedoman dalam meniti hidupnya masing-masing. Didalam motto hidup terdapat untaian kata yang menjadi inspirasi didalam revitalisasi pengembangan pribadi seorang anak manusia. Kata tersebut dijadikan sebagai dasar perjuangan untuk mengalahkan segala rasa ego-centrisme yang inheren didalam diri seseorang. Setiap kata yang mengalir merupakan pertanda seseorang mempunyai daya dan upaya untuk terus bertahan ditengah kerasnya hidup. Kata-kata tersebut jika diibaratkan menjadi sebuah “fighting spirit” sebagai fondasi idealisme seseorang. Sehingga secara aktual dapat diwujudkannya kedalam perbuatan dan tingkah lakunya untuk menuju perubahan yang ia harapkan. Tidak terkecuali dengan aku sendiri, tentunya aku juga mempunyai sebuah motto hidup yang tentunya membentuk pribadiku saat ini. Setiap kata yang terdapat didalam motto hidupku menjadi nafas dalam setiap perjalanan hidupku. Secara tidak sadar akhirnya membentuk suatu idealisme yang sifatnya fundamental dalam proses pencarian jati diri ku.

Bercermin pada tulisan diatas, ada beberapa karya dari “tokoh pejuang” yang kuanggap sebagai motivator dalam menumbuhkan inspirasiku untuk terus berkarya dalam hidup. Memberikan aku pencerahan tentang makna hidup yang sebenarnya tanpa harus berlindung dari sebuah kemunafikan. Kata-kata dari “pejuang” itu memberikan aku ketenangan untuk terus menatap masa depanku dan berjuang untuk orang-orang yang menyayangiku…

Salah satu kata-kata itu adalah :

1. Wiji Thukul (“Batas Panggung”) :


Ini daerah kekuasaan kami

Jangan lewati batas itu

Jangan campuri apa yang terjadi disini

Karena kalian penonton

Kalian adalah orang luar

Jangan rubah cerita yang telah kami susun

Jangan belokkan jalan cerita yang telah

Kami rencanakan

Karena kalian adalah penonton

Kalian adalah orang luar

Kalian harus diam

Biarkan kami menjalankan kekuasaan kami

Tontonlah

Tempatmu disitu

2. Soe Hok Gie (Dalam Catatan Hariannya) :

“…musuh kita adalah orang-orang yang menyatakan dirinya sebagai orang yang tak pernah salah kata-katanya dan perbuatannya…

…musuh kita adalah orang yang tidak mau dikritik…
Kita akan berjuang melawan semua ini. Akan kita tegakkan kebenaran yang terang bagi rakyat!”

8 komentar:

sawali tuhusetya mengatakan...

saya paling suka liriknya wiji thukul, mas rizky. ada nilai keberanian dalam menyuarakan kebebasan dari ketertindasan. setidaknya lirik2 wiji yang kenal masih belum jelas rimbanya itu bisa memberikan semangat dalam melakukan gairah perubahan.

septha49 mengatakan...

"Jangan Pernah takut akan kegagalan" Karena setiap orang yang hidup di dunia ini pasti pernah merasakannya. Gimana Ha? Hehe,,

laporan mengatakan...

Sajak-sajak wiji sering saya baca2 berulang-ulang dari dulu, namun tidak bosan-bosan, justru semakin menimbulkan misteri.

1nd1r4 mengatakan...

Saya dan beberapa kawan pernah membahas sajak diatas dan luar biasa, masing2 dari kami punya interpretasi yg berbeda tentang sajak tersebut, ada yg mengartikan kebebasan, ada pula yg mengartikan sebuah ke-otoriteran...baik mengutip ucapan seseorang sebagai penyemangat...lebih baik kalau kita punya milik kita sendiri...

Haris Zaky Mubarak mengatakan...

AQU gaak suka semua itu ...idealisme itu bisa dikonstruk oleh semua orang tanpa kecuali...met ultah lah mas rizky.Piss bro...semoga gak di tolak terus cinta nya...he he

M. Rizky Adha mengatakan...

@ sawali tuhusetya : Disamping saya suka liriknya, keberanian seorang Wiji Thukul patut kita beri apresiasikan dalam konteks kesadaran pribadi kita... Terutama membuat suatu pembaruan ke arah yang lebih baik...

@ septha 49 : Kegagalan adalah sukses yang tertunda jar? Orang yang takut gagal adalah orang yang tidak pernah mau mencoba sesuatu...

@ laporan : Untuk itu kita harus bisa memecahkan misteri itu!

@ 1nd1r4 : Tidak ada salahnya kok kita terinspirasi oleh sesuatu yang membuat kita tetap semangat? Tergantung pemikiran masing2...

@ Haris Zaky Mubarak : Yaa, terserah pendapat ente? Kalo anda tidak mempunyai idealisme, mana ada nama MAP kalo gitu??? Hayoo...
Terima kasih atas ucapannya mas Haris? Wah, kalo cinta ditolak kayaknya salah alamat dech koment disini, soalnya tulisan aku nggak ada sangkut pautnya dengan masalah cinta... ;))

Anonim mengatakan...

"Apabila kita takut gagal,itu berarti kita telah membatasi kemampuan kita"

;;)

;)

Anonim mengatakan...

ke gagalan awal dari keberasilan......jangat takut mencoba-kalau kita belum pernah mencoba.....dan selamat mencoba..... by jacky cah T

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Posting Komentar

Sudah Baca Postingan Yang Ini :

 
Powered by  MyPagerank.Net Add to Technorati Favorites Site Meter site statistics
© Copyright 2007-2008. Aha Blog . All rightsreserved | Aha Blog is proudly powered by Blogger.com | Template by Aha